![]() |
|||||||||||||||||||||||
![]() About Me
![]()
Bunda Zidan & Syifa
View my complete profile
Previous Posts
Archives
Little Break
My Idol 2006
![]() Little Chat
Credits
Design by :![]() Community
![]() |
Tuesday, January 31, 2006
Kalau Si Tomboy mulai 'girlie'...
Susah memang punya anak cewek yang punya kakak cowok.. Asli tomboynya bukan kepalang. Tapi Bunda pantang mundur, dicoba terus.. dengan segala cara... So far untuk pakai rok udah gak ada masalah... selama bahan roknya nyaman, dia sih santai2 aja... itu aja masih keukeuh pake sepatu pilihan sendiri..
Tapi untuk urusan dikuncir2... aduuuuh... cuma bertahan max 10 detik!! Friday, January 27, 2006
Suasana Chinese New Year di Orchard
Walau gak semuanya ke-capture, tapi lumayan lah.. pokoknya ini sedikit dari sejuta keramaian yang ada di Orchard sebelum hari H..
Enak deh Bunda bisa jalan2 berdua aja sama Neng tanpa diganggu anak2. Thanks untuk Ummi yang nggak mau diajak shopping around. Jadi bisa gantiin babysitting the children. Muach! ntar dibawain oleh2 deh ya Mi.. *ngerayu.com*
Psssst....
Bunda lagi santai2 di rumah nih, karena..
![]() 2. Ummi dan Te Neng datang ke sini nemenin kami. 3. Dapet titipan banyak dari Tante Fifi (thanks Tahu Sumedang dan Telur Asinnya ya Fi!). Tante Jane (Ikan Roanya aduhai deh ih!) juga Tante Molly (Nuhun pisannya Mol!) Sooo... Menyambut Chinese New Year ini, kami mau jalan2 aja ah. Sambil manja2 dan seneng2 di rumah. Spesial untuk Teh Eva, ini foto setelah 6 tahun, Teh.. *wink* Monday, January 23, 2006
enam tahun lalu..
Awal Maret 1999, email to inong@cbn.net.id
"Hai, masih inget saya?" 6 April 1999 04.00 WIB, SLI Jakarta Cincinnati "Kamu mau jadi istriku? Gak usah jawab sekarang, istikharah aja dulu ya.." Seminggu kemudian.... "Ma, ada yang ngajak Inong nikah.." "Siapa?" Bla bla bla... "Kenal di mana?" Bla bla bla... "Orang apa?" Diem. Bengong. Geleng2. "Orangtuanya kerja di mana?" Diem. Bengong. Geleng2. "Berapa bersaudara?" Diem. Bengong. Geleng2. "Jangan2 kamu juga belum tau tanggal lahirnya?" Diem. Bengong. Bingung. Ngerasa paling bloon sedunia. "Ah kamu mah, teu puguh. Mau nikah kok gak jelas.." Nyengir kuda poni. Bengong. Bingung. Garuk2 kepala. Gak tau mesti ngomong apa. 11 Juli 1999, Buaran "Ma, Pa, kenalin ini Haris.." 12 Juli 1999, Tanjung Priok "Ma, kenalin ini Inong.." 18 November 1999, Buaran "Maksud kedatangan kami ke sini ingin melamar putri bapak..." 23 Januari 2000, 10.00 WIB, Buaran "Saya terima nikahnya Anna Siti Herdiyanti binti Abbas Nyak Nafi dengan mas kawin perhiasan emas seberat dua puluh tiga koma satu gram dan seperangkat alat sholat dibayar tunai." ![]() ![]() Ah.. nggak kerasa udah enam tahun.. Terlalu banyak cerita yang sudah dilewati bersama. Nyengir kuda poni tetep ada. Ditambah dengan derai airmata bawang bombay juga kadang2. Tapi seperti janji di depan orangtua dan penghulu waktu itu, susah senang, suka duka, mesti dilalui bersama. Bisa gak sih? Bisa gak bisa, ya mesti bisa ... *blinkblink*
thanks utk Ria Suryana, kadonya indah sekali... **background song Right Here Waiting - Richard Marx** Saturday, January 21, 2006
Siloso Beach, Sentosa Island
![]() Wah Bu Camat a.k.a Buw Hany udah nyampe duluan, lagi nyiap2in 'jualan'nya yang apalagi kalo bukan sate ayam... Hmmm.. yummy mummy deh.. Tengkyu ya Buw, daku dapet sate kulit, cihuy deh ih! Walau saya sudah pernah ke Sentosa Island sebelumnya tapi ke Siloso Beach emang baru kali ini. Jadi saya coba 'menebar' pandangan ke sekitar tempat kami 'ngumpul'. Wuiiih.. kok cuma kita yang pake baju ya? Hihihi... Bener lho.. ini berasa di Bali aja. Lumayan buat para bapak, cuci mata.. seger.. seger... *wink* (Silakan klik semua fotonya utk melihat sedikiiiit lebih jelas..) ![]() ![]() Zidan, seperti biasa, perlu pemanasan untuk bikin dirinya 'masuk' ke dalam suasana. Termasuk di pantai ini. Maklum, bukan anak pantai. Di Jakarta, cuma bisa ke Ancol, itupun mesti berebut tempat dengan sampah2 yang berserakan. *sigh* Awalnya dia cuma berani membasahi kedua kakinya. Lama2 berani duduk sambil mempertahankan supaya kaosnya tidak basah. "Buka aja bajunya, Bang.." "No, Mom. Ntar perut gendutnya keliatan.." Gak lama setelah ngomong begitu, dia sudah berendam dengan seluruh kostumnya. Lengkap. Akhirnya menyerah juga, keliatan deh perut endutnya.. hihihi.. ![]() ![]() ![]() ![]() Lain lagi ceritanya dengan gadis cilikku yang sibuk main di pasir dengan sand castlenya. Begitu kamera mengarah ke dia, tiba2 ... haduh.. kok jadi kayak foto model yang lagi pakai swimsuit gitu Naaak? Waduuuh.. liat deh lehernya diangkat ke atas, biar kelihatan sexy? Gawat.. gak ada yang ngajarin dirimu bergaya seperti itu, Sayangkuuu... hihihi... ![]() ![]() Di tempat lain, Bu Walikota dan Bu Camat sedang sibuk dengan urusannya masing2. Yang satu mendaulat dirinya sendiri menjadi Juragan, liat name tag yang dipakainya. Yang satu lagi tetep keukeuh mau ngebakar 200 tusuk sate ayam sendirian. Ckckck.. hebadnya dirimu Buuuuw... ![]() ![]() Ini sebagian dari ransum kami hari ini. Asli komplit lengkap dari mulai appetizers, main courses sampe desserts.. Sampe bingung mau mulai dari mana dan diakhiri dengan apa. Sebentar, mau diabsen dulu ya, dari awal, sate ayamnya Bu Camat Braddell, kue lumpurnya Bunda, sambel goreng atinya Tante Wiwin, asinan buahnya Tante Irma79, blackpepper beefnya Bu Juragan, dan kemudian diurut secara acak dan tidak berturut2, ada pempek, nasi goreng seafood, martabak, lumpia, kroket, puding santan dan puding kuah, pie, keripik tempe, comro, misro, buras oncom, bihun goreng, buah2an, minum2an, aduuh pokoknya buanyak deh, punten pisan utk yang kelewat, maklum memory ingatan saya terbatas. Hihihi. ![]() ![]() Sementara ibu2nya sibuk dengan makanan, bapak2nya gak mau kalah, sibuk dengan mainan pasirnya. Ini sebenarnya hasrat terpendam ya Oom, ngalah2in adik2 yang kecil2 tuh. Good,.. good! ![]() ![]() Gak kerasa udah dua jam lebih kami di sana. Zidan udah teler. Ngantuk. Mulai deh rewel minta pulang. Syifa malah udah mandi pasir. Dari rambut sampe kaki semuaaaa penuh pasir. Jadi setelah ganti baju, langsung deh pamit2. Maaf ya gak sempet sampe kelar acara. Tapi asli seneng banget, anak2 juga enjoy semua.. Sampe ketemu di pantai2 berikutnya yaaa.. ![]() ![]() Thursday, January 19, 2006
Zidan, my boy..
![]() ![]() Zidan, anak sulung saya, usianya 5 thn 2 bulan. Baru duduk di kelas K2 setingkat TK B kalau di Indonesia. Layaknya anak seusia dia, tingkah lakunya juga nggak jauh beda. Kadang bandel, kadang ngeselin, nggak bisa dikasih tau, usil, iseng, jahil, dan gak lupa juga manja dan cengeng. Tapi di luar semua itu kadang ada sifat2nya yang sungguh di luar dugaan. Kadang dia begitu dewasa, seperti cerita ini, kadang pemikiran dia juga sangat jauh ke depan seperti cerita ini. Dia sudah bisa jadi pengkritik saya yang terjujur. Lucunya, kadang dia suka mengkoreksi kritiknya itu dengan cepat dan tiba2 kalau dia lihat perubahan air muka saya. Hahaha. Kalau sudah begitu saya suka geli sendiri. Iya, umur Zidan baru 5 tahun lebih dikiiit. Badannya memang besar, lebih besar dari anak seusia dia. Kalau beli baju harus yang untuk anak 7-8 tahun. Makannya sudah pasti mudah. Dia termasuk anak pemakan segala. Waktu itu dia pernah kasih saya statement, bahwa dia suka semua jenis buah, kecuali buah apel. Tapi baru2 ini dia sanggah sendiri statementnya dengan komentar bahwa dia suka buah apel, kecuali yang asem. Hahaha. ![]() Zidan juga termasuk orang yang sensitif terhadap bau, rasa dan pikiran. Nah lho.. Yang kayak gimana tuh? Gini.. misalnya dia ngeliat makanan terhidang banyak (kecuali di rumah ya..) pasti mukanya langsung mejikuhibiniu, nahan eneg mau muntah. Gak tau kenapa, tapi itu pasti. Apalagi kalau makanannya berbau2 tajam seperti makanan India gitu deh. Lebih lagi kalau ada rambut atau bulu apapun di makanannya. Huaaaaaaaa.... yang tadinya lagi santai2 aja bisa langsung ilfil. Pokoknya di mata dan otak dia semua mesti bersih. Ngeliat orang yang (maaf) agak gimanaaa gitu, langsung tutup mulut, mata berair, muka merah padam. Geuleuhan pisan, kalo kata orang Sunda mah. Pipi Zidan memang chubby, gembil, menul-menul. Jangankan orang lain, Bunda aja selalu gemes ngeliatnya. Kalau orang lain gemes untuk mencubit dan mencium. Bunda malah sering menggigitnya. Grrrrrrhhh.. gemeessss... Kalau udah gitu dia teriak2 sambil ketawa2, atau kabur ngumpet di kamar. Hihihi. Ngomongnya selalu apa adanya. Apa yang ada di pikiran dia langsung dia ungkapin ke Bunda. Tapi kadang2 imajinasinya terlalu tinggi. Jadi pinter2nya kita lah sebagai orangtuanya untuk mengarahkan imajinasinya yang kadang berlebihan. Seperti waktu dia bilang, "Tadi di sekolah Abang jadi Spiderman. Abang bisa nempel di dinding." atau "Tadi bis sekolah mampir ke Alif dulu Bun, terus kita rame2 makan cheese prata." Duh gak mungkin banget siih.. ini mah tanda2nya dia lagi pengen ditraktir cheese prata.. hihihi.. ![]() Pagi tadi, Bunda bantu Zidan memakaikan seragam sekolah, lalu menyisiri rambutnya. "Nah, cakep deh anak Bunda.." "Ah, Bunda.. biar cakep juga gak ada yang naksir.." ujarnya dengan nada keluh yang panjang. Huahaha. Segede gini udah mikir soal jomblo. "Eeeh, jangan salah Bang. Ntar kalau udah gede juga banyak kok yang naksir Abang." "Abis perut Abang nih Bun.. jadi gak ada yang naksir deh.." sambil tepuk2 perutnya yang genduuuut. Hihihi. Sunday, January 15, 2006
Blessing the days..
Apa yang paling menyenangkan bila harus tinggal jauh dari sanak keluarga?
Yaa...!! Punya keluarga baru yang besar dan menyenangkan! You can't pay for it. Even if you're Bill Gates with all of the money :D Jadi inget ibu2 pejabat wannabe yang di airport tempo hari. (Belum cerita di sini ya? Entar lah kapan2 saya ceritain, karena takut merusak kebahagiaan hari ini.. Haha) Kasian deh dia.. Seperti wiken ini, di sela2 kesibukan rumah, saya menikmati sekali saat2 saya mesti 'nguplek' di dapur dalam rangka memenuhi permintaan teman2 di ujung timur sana. Dengan senang hati daku melakukan semuanya. Ditemani segala perabotan dan tenaga yang minimalis akhirnya semua selesai juga dan bisa dianterin tepat pada waktunya. ![]() ![]() ![]() Look at the pictures, berasa jadi yang ultah kan Zidan? Hahaha.. "Kapan2 kalo Abang ulangtahun undang temen2 Abang ya Bun.." pintanya pelan. Insya Allah ya Nak.. ;) ![]() ![]() ![]() ![]() Terus Syifa ngapain? Syifa ikut heboh mewarnai sama teman2 yang lain.. terus makan bakwan goreng dan... tidur.. ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() Friday, January 13, 2006
Oooopppsss!!
Versi Syifa ![]() "Bentar ya Kaaak.." Duh, Bunda lagi di depan komputer, males banget bergerak rasanya. "Bundaaaaaa, mimiiiiiiik.." "Iya.. iya.. bentar yaa.." Sambil keukeuh tidak berkutik. "Bundaaaaa... sten ap!" Telunjuknya diacungkan di depan Bunda dengan mata melotot. *gubrak* "Bundaa.. wer ar yu, Bunda...??" "Bunda di dapur Kaaaak..." "Bundaaa... wer ar yuuuu....??" Karena buru2 mau nyamperin Syifa, Bunda nyenggol rak piring, dan botol2 susu Syifa jatuh berhamburan. Rame banget. "Bunda?? Oo mai gad!" Syifa berdiri di depan pintu dapur sambil pegang kedua pipinya. *gubraklagi* Versi Zidan ![]() "Nggak Bang, Bunda lagi dapet." "Dapet? Emang kapan mintanya?" *pingsanduajam* "Bun, kenapa nenen dibilangnya T-T ya? mestinya kan O-O, kan bentuknya bulet-bulet gitu kayak huruf O, ya kan?" sambil jarinya membentuk lingkaran bulet bulet. *pingsantigahari* Wednesday, January 11, 2006
Syifa, my 2nd boy..
![]() ![]() ![]() Gak cuma sampe di situ. Usai bangun sore, dia lihat ada pistol2an Abang yang nganggur di atas meja. Langsung deh beraksi dengan gaya Koboi Bukit Batok. Hehehe. Itu pistol masuknya ke celana dalem lho,.. Hahaha.. ![]() ![]() ![]() | ||||||||||||||||||||||
![]() |