About Me

Bunda Zidan & Syifa
Mom with two kids. 32. Tukangjalan. Tukangbelanja. Tukangkue. Tukangroti. Tukangmakan. ;)
YM: inong99
email: inong99@yahoo.com

View my complete profile

Loket Kadeudeuh WSAB
Subscribe with Bloglines

Blog DapurBunda
Blog PuisiBunda

Previous Posts

Archives
Little Break



My Idol 2006


  • Little Chat
    Name :
    Web URL :
    Message :
    :) :( :D :p :(( :)) :x
    Credits
    Design by :


    Community

    Photobucket - Video and Image Hosting

    WSAB

    BlogFam Community

    Indonesian Muslim Blogger

    Blogfam Online Magazine

    Image hosted by Photobucket.com

    Solidaritas untuk anak Indonesia

    IndoSing-Mums


    Powered by Blogger



     Monday, March 06, 2006 
    Hadirkan kenikmatan di meja makan...
    Waduh, kenikmatan apa nih, kok sampe ke meja makan segala? Hehehe. Ya kenikmatan hati dan perut lah. Tinggal jauh dari kampung halaman, bukan berarti harus meniadakan selera makan dan memaksakan diri terkungkung dengan masakan sekitar. Yaaa.. sekali2 boleh laaah.. Kami juga sudah mulai suka kok makanan yang sedikit berkari2, walau awal2nya masih terasa aneh ditambah dengan kernyitan di dahi. Tapi nggak sedikit juga masakan pulau ini yang bisa masuk di lidah dan perut. Kuncinya, jangan pesan masakan berjudul Indonesia di resto yang bukan resto Indonesia, kalau tidak ingin kecewa.

    Kadang geli sendiri, kalau kami -para ibu2 Indonesia yang seperjuangan di sini- lagi ngumpul. Segala info terbaru tentang isi pasar yang langka, seperti lidah sapi, jengkol, daun kemangi, ikan mas, ikan gurame, kecap ABC, mie instant Indomie, dan lain sebagainya menjadi topik utama yang selalu dapat sambutan terheboh. Seorang kawan rela mengantri di depan kasir, demi berbungkus-bungkus Indomie yang sedang sale di pelataran sebuah mall. Seorang kawan lainnya dengan sigap menjawab undangan makan siang dari seseorang yang tinggal jauh dari rumahnya. Dan kami semua bisa berjam-jam berhahahihi ditemani semangkok Bakso Bakwan Malang yang masih ngepul2, sampai lupa kerjaan di rumah yang sudah menggunung. Dan bisa dipastikan gosipan kami gak jauh dari seputar makanan. Entah itu di milis, di chat room, atau di meja makan seorang teman.

    "Ugh aku kangen Bakmi GM.."
    "Aku kangen gulai tunjang.."
    "Aku pengen sate padang.."
    "Ayo kita masak apa minggu ini?"
    "Iya, apa sih yang gak bisa kita buat sekarang?"
    "Gulai otak!"
    "O iyaaa.. itu dia..!! Siapa mau menyuplai otak ke sini ya?"
    Dan kami tertawa bersama2.

    Itu cuplikan obrolan kami, kalau lagi ramai2 ngerumpi. Benar, kan? Gak jauh dari hidangan di meja makan, pengganjal perut, dan penenang hati. Hehehe.
    Seperti siang ini, karena punya sepenggal lidah dari teman yang baik hati, saya todong si teman itu untuk menjadi tester tapi harus membantu proses pembuatan sepiring... sate padang!! Dan hasilnya... o lala... serasa terbang ke kampung halaman. Sekian tusuk sate dan sekian potong ketupat, menjadi makan siang dan makan malam saya hari ini. Dan seperti dopping alami di dalam tubuh. Saya jadi semangat mengerjakan semua pekerjaan rumah hari ini. Sambil bertralala trilili. Lupakan gundah di hati.

    What's next?

    to be continued...
    posted by  on 9:20 PM 
    6 Comments:
    Anonymous Hany said...

    Wehehehhe.... sejak hari Jumat, menu sehari2ku adalah.... bubur ayam.
    Nggak bosen2 tuh makan bubur ayam bermangkok2.
    Asal pedes banyak tongcai n emping/krupuk.... uoke pokoknya, dah!

    Hidup sate padang!
    Jangan diabisin, yak...
    12:28 PM  
    Blogger Farika said...

    Waktu dulu aku tinggal di Wina, aku kangeeeeeeeeeeeeen banget ma kue cubit/kue pancong yang dijual di gerobak. Hehehe Oya, sama serabiiiii!!
    1:14 PM  
    Blogger Shendy said...

    waduuh, bau satenya nyampe sini tuh mbak..;)
    btw, minta no.tlp di spore doong, kali2 aja ntar kalu aku kesana ada guide makanan2 enak he..he..
    2:24 PM  
    Blogger dian mercury said...

    ya ampuuun, nong...cuma setengah jam dari batam. ya kalo kangen sate padang tinggal nyeberang hehehe...aku wkatu tinggal di singapore, kok gak kangen apa2x ya hwahahhaha..abis tiap 2 minggu sekali ketempat emak di batam hihihi...kalo kurang enak di batam, tinggal nyeberang ke tanjung pinang. masih kurang enak ya ke johor. asam pedasnya nyam nyam
    2:25 AM  
    Blogger Mariskova said...

    Duuhh si Inong, bolak balik tanah tumpah darah masih kangen makanan juga? Gimana gueeeee?????
    Huaaaaaaaaaa.....
    8:13 PM  
    Blogger maya said...

    ampun deh bundaa .. makannya enak2 gitu tapi kok bunda gak gendut sih??? (gendutnya ke abang zidan semua kali yaaa .. HAHAHAHAHAHA).
    1:51 AM  

    Post a Comment

    << Home




    Daisypath Ticker